Siapa saya..???
"Hanya mahasiswa biasa yang banyak omong di kelas namun punya niat tulus membuat bangsa ini menjadi lebih baik suatu saat nanti.." (amin)

--- Tulisan di dalam blog ini adalah OPINI personal dari penulis. Baik berupa pendapat, pandangan, perspektif, dan tanggapan terhadap suatu kejadian, keadaan disekitar kita. Tulisan dalam blog ini adalah gagasan penulis tanpa maksud menyindir, menjatuhkan, bahkan membuat GALAU pembaca. Tulisan dalam Blog ini bersifat netral, tidak ditunggangi oleh PARTAI POLITIK apapun dan KEPENTINGAN PENGUASA termasuk KONSPIRASI. Penulis mohon maaf bila ada kesamaan karakter, isi, dan makna dalam setiap tulisan. Terima Kasih ---

Sabtu, 07 Mei 2011

Doa dari Kolong Jembatan : Buat Negeriku..!!

by : Choirudin Anas

date : 17 Agustus 2010


Bertahun-tahun kami hidup di bawah kolong beton. Tegar menjalani hidup yang berat sekokoh beton jembatan jaman orde baru. Tak goyah sedikitpun karena badai, bergeser karena banjir, dan tak lapuk dimakan usia. Jembatan besar ini melindungi kami lebih dari para pemimpin yang mengumbar janji. Janji untuk hidup layak, janji untuk tinggal di rumah beratap, janji pekerjaan, dan janji-janji yang tak berujung mana rimbany. Kami bagai golongan minoritas, yang tak terlihat di bawah manusia beradap di atas sana. Rela diinjak-injak, dipinggirkan, dan di tenggelamkan oleh semangat pembangunan di negeri ini. Sayangnya kami selalu menangis karenasemangat itu tak pernah menyentuh kami, golongan di bwah kolong beton. Kami selalu semangat melepas peluh untuk bertahan hidup,Rakyat dimana-mana dibawah kolong beton ini, tidak mau ditindas oleh kemiskinan, tidak mau di ekploiter oleh golongan apapun, meskipun golongan itu adalah dari bangsaku sendiri. Rakyat dimana-mana dibawah kolong beton ini, menuntut kebebasan dari kemiskinan dan kebebasan dari rasa takut, kami memang tak mengenal pendidikan namun kami mengenal hak-hak yang menjadi hajat hidup kami untuk terus hidup. Rakyat dimana-mana dibawah kolong beton ini, menuntut kebebasan untuk menggerakkan secara konstruktif aktivitas sosialnya, untuk mempertinggi kebahagian individu dan kebahagiaan masyarakat yang terpinggirkan. Rakyat dimana-mana dibawah kolong beton ini, menuntut kebebasan untuk mengeluarkan pendapat yaitu menuntut hak yang lazimnya dinamakan demokrasi. Sebenarnya kami ingin menjerit dan memekakkan telinga orang-orang diatas sana. Karena dalam kehidupanyang tak layak ini, golongan kami masih bersuara lantang bahwa kami tetap Satu Hati, Satu Bahasa, dan Satu Bangsa, yaitu sebagai Bangsa Indonesia.


Kami selalu berdoa agar pemimpin kami tak terjajah oleh sifat binatang. Apabila hati para Pemimpin Rakyat Indonesia masih terjajah oleh sifat-sifat binatang, maka secara langsung akan mempengaruhi tatanan masyarakat dan pemerintahan yang penuh dengan ketidakpastian,dan kesemrawutan, yang pada akhirnya mempengaruhi bangsa ini. Golongan minoritas seperti kamilah yanag bakal kena imbas ketidakadilan ini. Kami juga selalu berdoa agar keadilan hukum diIndonesia selalu ditegakkan. Hukum Indonesia sekarang bagaikan The Spider Law bahwa hanya orang-orang kecil saja bisa dihukum sementara orang besar tak pernah tersentuh manakala hukum bisa dibeli. Korupsi merajalela tanpa terkendali, penggusuran,mafia peradilan dan sederet tindakan kesewenang-wenangan akan terus menghiasi negeri tercinta. Maka selanjutnya, kemerdekan tinggal mimpi dan hanya di angan-angan bagi kami, golongan kolong jembatan. Marilah kita petik arti sebuah Ramadhan yang berdampingan dengan Kemerdekaan.Karena kita juga tidak bisa melaksanakan Ramadhan dengan damai kalau hati kita belum merdeka.


Wahai para rakyat di atas sana, dengarlah doa-doa dari minoritas bawah seperti kami. Karena sebenarnya doa orang-orang kecil dan teraniaya lebih mustjab. Indonesia tidak akan ada perdamaian, sebelum ada damai dihati rakyatnya.! Dan hati kita akan tetap tidak damai, akan tetap memberontak, selama kemerdekaan negara kita belum kembali sepenuh-penuhnya. Saatnya kita membebaskan jiwa dari nafsu angkara dengan kemerdekaan pengendalian diri masing masing rakyat yang implementasinya akan terlihat pada makna kemerdekaan bangsa yang sesungguhnya.


DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 65.....!!! MERDEKAAA...!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar